0 Cara mengganti Background Facebook di Google chrome & Mozilla Firefox
Label:
tips
Buat yang di firefox :
klik link ini https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/
kalo udah pilih gambar kecil yg namanya stylish lalu klik add to firefox
kalo ada tulusan restar firefox langsukng pencet aja
Selanjutnya setelah firefox terbuka kembali, anda buka halaman situs ini untuk memilih skin/theme facebook yang ingin anda pakai http://userstyles.org/styles/browse/facebook.com?page=1&sort=popularity
dan pilih salah satu. usahain pilih yang tembus pandang
Setelah anda memilih skin tersebut lalu anda lihat pada bagian kanan atas halaman situs tersebut dan klik pada Install With Stylish
Setelah anda klik tombol tersebut akan muncul sebuah wizard baru lalu anda plih pada install.
Sampai disini sebenarnya tampilan facebook anda sudah berubah, dengan background default skin / theme dari situs userstyle tadi.
Dan bila anda ingin mengganti background tersebut, ikuti langkah selanjutnya.
dengan mengganti background tersebut, otomatis loading skin facebook anda nantinya tidak akan lama, beda dengan menggunakan background default tersebut yang besar filenya bikin bandwith intenet kita kewalahan, karena disimpan di directory photo internet. :D.
Nah selanjutnya bila ingin ingin mengganti background nya anda klik pada menu Tools >> Add-ons pada firefox anda, dan pilih tab User Styles.
Lalu klik pada skin anda dan pilih Edit.Akan muncul editor skin tersebut lalu perhatikan pada bagian Background lhat gambar untuk jelasnya.Nah anda harus mengganti url background tersebut dengan gambar yang ingin anda pakai.
Pada tutorial ini saya menggunakan gambar background dari file di komputer dan bukan di directory photo internet seperti Imageshack atau Photobucket dll.
Caranya dari firefox anda buka menu File >> Open File.. lalu anda cari sebuah photo yang besar untuk anda jadikan background facebook anda nantinya. Lihat gambar selesai deh contohnya :



klik link ini https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/
kalo udah pilih gambar kecil yg namanya stylish lalu klik add to firefox
kalo ada tulusan restar firefox langsukng pencet aja
Selanjutnya setelah firefox terbuka kembali, anda buka halaman situs ini untuk memilih skin/theme facebook yang ingin anda pakai http://userstyles.org/styles/browse/facebook.com?page=1&sort=popularity
dan pilih salah satu. usahain pilih yang tembus pandang
Setelah anda memilih skin tersebut lalu anda lihat pada bagian kanan atas halaman situs tersebut dan klik pada Install With Stylish
Setelah anda klik tombol tersebut akan muncul sebuah wizard baru lalu anda plih pada install.
Sampai disini sebenarnya tampilan facebook anda sudah berubah, dengan background default skin / theme dari situs userstyle tadi.
Dan bila anda ingin mengganti background tersebut, ikuti langkah selanjutnya.
dengan mengganti background tersebut, otomatis loading skin facebook anda nantinya tidak akan lama, beda dengan menggunakan background default tersebut yang besar filenya bikin bandwith intenet kita kewalahan, karena disimpan di directory photo internet. :D.
Nah selanjutnya bila ingin ingin mengganti background nya anda klik pada menu Tools >> Add-ons pada firefox anda, dan pilih tab User Styles.
Lalu klik pada skin anda dan pilih Edit.Akan muncul editor skin tersebut lalu perhatikan pada bagian Background lhat gambar untuk jelasnya.Nah anda harus mengganti url background tersebut dengan gambar yang ingin anda pakai.
Pada tutorial ini saya menggunakan gambar background dari file di komputer dan bukan di directory photo internet seperti Imageshack atau Photobucket dll.
Caranya dari firefox anda buka menu File >> Open File.. lalu anda cari sebuah photo yang besar untuk anda jadikan background facebook anda nantinya. Lihat gambar selesai deh contohnya :
Cara kedua pake google chrome :
- pertama klik disini kemudian ikuti contoh di bawahkemudian klik install. Tapi harus memakai google chrome ya, Tunggu sebentar, kemudian akan muncul konfirmasi dan klik install.

2. Kemudian klik http://userstyles.org/styles/browse/facebook.com kemudian ikuti contoh di bawah :
Ketik nama styles yang ingin diinstall. Klik search
Ketik nama styles yang ingin diinstall. Klik search

Terserah mau pilih yang mana, Contoh Saya pilih yang paling atas sendiri ya.
3. Ketika sudah dipilih dan diklik dari beberapa daftar, Akan terbuka halaman yang persis seperti

Klik Install With Stylish, Klik ok lagi....
4. Dalam seketika tampilan facebook anda akan menjadi seperti ini
Selesai Deh ,,,
Jika setelah diinsall style dan bacround facebook anda tidak berubah. Brarti ada kerusakan pada stylenya, coba aja yang lain.
NOTE:
Jika anda ingin mengganti background facebook yang lain, maksudnya model tampilan yang lain, Anda harus mematikan terlebih dahulu style yang telah terpasang sebelumnya. Dengan cara sebagai berikut:
Klik gambar tang di pojok kanan atas >> tools >> ektensi >> Pada ektensi stylish, klik opsi >> disable
0 Kecelakaan Maut
Jakarta - Kecelakaan maut bus Karunia Bakti vs Doa Ibu beserta 8 mobil lainnya sangat mengerikan. Peristiwa tragis ini menewaskan 14 orang. Ada 46 korban luka yang saat ini masih dirawat.
Tabrakan dahsyat yang mengejutkan para warga di kawasan Pasar Cisarua, Puncak, Bogor itu terjadi pukul 18.30 WIB, Jumat (10/2/2012). Lokasi kecelakaan ini hanya sekitar 500 meter dari pertigaan menuju Taman Safari, dari arah Jakarta.
Kecelakaan ini membuat shock banyak orang. Mobil-mobil yang terseret dua bus itu ringsek. Bus Doa Ibu juga ringsek. Sedangkan, bus Karunia Bakti nyungsep ke sebuah vila.








Read more
Tabrakan dahsyat yang mengejutkan para warga di kawasan Pasar Cisarua, Puncak, Bogor itu terjadi pukul 18.30 WIB, Jumat (10/2/2012). Lokasi kecelakaan ini hanya sekitar 500 meter dari pertigaan menuju Taman Safari, dari arah Jakarta.
Kecelakaan ini membuat shock banyak orang. Mobil-mobil yang terseret dua bus itu ringsek. Bus Doa Ibu juga ringsek. Sedangkan, bus Karunia Bakti nyungsep ke sebuah vila.
0 Kisah Kejujuran Dua Bocah Penjual Tissue di Pinggir Jalan
Label:
story
Kejujuran sebuah kata yang sangat sederhana tapi sekarang menjadi barang langka dan sangat mahal harganya. Memang ketika kita merasa senang dan segalanya berjalan lancar, mengamalkan kejujuran secara konsisten tidaklah sulit, tetapi pada saat sebuah nilai kejujuran yang kita pegang berbenturan dengan perasaan, kita mulai tergoncang apakah tetap memegangnya, atau kita biarkan tergilas oleh keadaan. Sebuah kisah kejujuran yang sangat menyentuh hati, dua orang anak kecil menjajakan tisu di pinggir jalan. Membuat kita mesti belajar banyak tentang arti sebuah kejujuran.

Siang ini, tanpa sengaja, saya bertemu dua manusia super. Mereka makhluk-makhluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat. Tepatnya di atas jembatan penyeberangan Setia Budi, dua sosok kecil berumur kira-kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan, “Terima kasih Oom!” Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk ke arah mereka.
Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain di atas jembatan, menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki-laki itu pun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi-lagi sayup-sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tempat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok di sudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta. Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu, dua pertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan.
Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang menggayuti langit Jakarta.
“Terima kasih ya mbak … semuanya dua ribu lima ratus rupiah!” tukas mereka, tak lama si wanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah.
“Maaf, nggak ada kembaliannya … ada uang pas nggak mbak?” mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.
“Oom boleh tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan?” suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah. “Nggak punya!”, tukas saya. Lalu tak lama si wanita berkata “Ambil saja kembaliannya, dik!” sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya ke arah ujung sebelah timur.
Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti, lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Si wanita kaget, setengah berteriak ia bilang “Sudah buat kamu saja, nggak apa..apa ambil saja!”, namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. “Maaf mbak, cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !”
Akhirnya uang itu diterima si wanita karena si kecil pergi meninggalkannya. Tinggallah episode saya dan mereka. Uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya. Mereka menghampiri saya dan berujar “Om, bisa tunggu ya, saya ke bawah dulu untuk tukar uang ke tukang ojek!”
“Eeh … nggak usah … nggak usah … biar aja … nih!” saya kasih uang itu ke si kecil, ia menerimanya, tapi terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek. Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya, “Nanti dulu Om, biar ditukar dulu … sebentar.”
“Nggak apa apa, itu buat kalian” lanjut saya. “Jangan … jangan oom, itu uang oom sama mbak yang tadi juga” anak itu bersikeras. “Sudah … saya ikhlas, mbak tadi juga pasti ikhlas !”, saya berusaha membiarkan, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat.
Secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari ke arah saya. “Ini deh om, kalau kelamaan, maaf ..”. Ia memberi saya delapan pack tissue. “Buat apa?”, saya terbengong “Habis teman saya lama sih oom, maaf, tukar pakai tissue aja dulu”. Walau dikembalikan ia tetap menolak.
Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada rona mukanya. Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup rapat tas plastik hitam tissuenya. Beberapa saat saya mematung di sana, sampai si kecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu, dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah. “Terima kasih Om!”..mereka kembali ke ujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan, “Duit mbak tadi gimana ..?” suara kecil yang lain menyahut, “Lu hafal kan orangnya, kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin …….”.
Percakapan itu sayup sayup menghilang, saya terhenyak dan kembali ke kantor dengan seribu perasaan. Tuhan, hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh, mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra, mereka tahu hak mereka dan hak orang lain, mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang tissue.
Dua anak kecil yang bahkan belum balig, memiliki kemuliaan di umur mereka yang begitu belia. Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil.
Read more

Siang ini, tanpa sengaja, saya bertemu dua manusia super. Mereka makhluk-makhluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat. Tepatnya di atas jembatan penyeberangan Setia Budi, dua sosok kecil berumur kira-kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan, “Terima kasih Oom!” Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk ke arah mereka.
Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain di atas jembatan, menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki-laki itu pun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi-lagi sayup-sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tempat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok di sudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta. Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu, dua pertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan.
Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang menggayuti langit Jakarta.
“Terima kasih ya mbak … semuanya dua ribu lima ratus rupiah!” tukas mereka, tak lama si wanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah.
“Maaf, nggak ada kembaliannya … ada uang pas nggak mbak?” mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.
“Oom boleh tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan?” suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah. “Nggak punya!”, tukas saya. Lalu tak lama si wanita berkata “Ambil saja kembaliannya, dik!” sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya ke arah ujung sebelah timur.
Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti, lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Si wanita kaget, setengah berteriak ia bilang “Sudah buat kamu saja, nggak apa..apa ambil saja!”, namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. “Maaf mbak, cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !”
Akhirnya uang itu diterima si wanita karena si kecil pergi meninggalkannya. Tinggallah episode saya dan mereka. Uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya. Mereka menghampiri saya dan berujar “Om, bisa tunggu ya, saya ke bawah dulu untuk tukar uang ke tukang ojek!”
“Eeh … nggak usah … nggak usah … biar aja … nih!” saya kasih uang itu ke si kecil, ia menerimanya, tapi terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek. Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya, “Nanti dulu Om, biar ditukar dulu … sebentar.”
“Nggak apa apa, itu buat kalian” lanjut saya. “Jangan … jangan oom, itu uang oom sama mbak yang tadi juga” anak itu bersikeras. “Sudah … saya ikhlas, mbak tadi juga pasti ikhlas !”, saya berusaha membiarkan, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat.
Secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari ke arah saya. “Ini deh om, kalau kelamaan, maaf ..”. Ia memberi saya delapan pack tissue. “Buat apa?”, saya terbengong “Habis teman saya lama sih oom, maaf, tukar pakai tissue aja dulu”. Walau dikembalikan ia tetap menolak.
Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada rona mukanya. Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup rapat tas plastik hitam tissuenya. Beberapa saat saya mematung di sana, sampai si kecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu, dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah. “Terima kasih Om!”..mereka kembali ke ujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan, “Duit mbak tadi gimana ..?” suara kecil yang lain menyahut, “Lu hafal kan orangnya, kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin …….”.
Percakapan itu sayup sayup menghilang, saya terhenyak dan kembali ke kantor dengan seribu perasaan. Tuhan, hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh, mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra, mereka tahu hak mereka dan hak orang lain, mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang tissue.
Dua anak kecil yang bahkan belum balig, memiliki kemuliaan di umur mereka yang begitu belia. Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil.
0 Ratapan Hati
Label:
story
ketika keraguan dalam hatiku timbul ,,,
aku merasa hidup tidak lah begitu menyenangkan,,,,,
tetapi ketika kebahagian yang menyeliputi hatiku aku merasa dunia begitu menyenangkan dan begitu sempurna di mataku,,,,
namun sekarang semua berbeda ketika seseorang yang dulu aku harapkan bisa menemani hidupku pergi entah kemana ,,,,
tanpa pemberitahuan, tanpa pesan,,,
aku berusaha tidak berfikir yang buruk tentang kepergianya,,,
namun semua itu ternyata salah,,,
ternyata dia sudah pergi bersama seseorang yang dia cintai,,,,
sakit memang yang aku rasakan ,,,,,
tapi tidak mungkin aku tiap saat harus meratapi sakit hati dan kkecewaan ini...
aku akan biarkan dirimu pergi bersamanya jika itu yang terbaik buat dirimu,,,
aku IKLAS,,,,aku pasrh....
Oleh: Ayuk Shanti
0 Riau di Akhir cERITA
Label:
story
astungkara, 3 th kulalui di negeri orang. ...byk cerita terangkai indah menjadi satu bagian crita eposide bersambung yg blm q temukan akhr ceritanya...
Love this place,,sangadd mencintai t4 ini dmn aq s'makin blajar dewasa untk memaknai suatu keadaan di luar pkiran'q sbelum'a...
Menemukan sosok kluarga bru yg sarad cerita sederhana dan bahagia...
Menemukan t4 baru tak trlupakan sampai kpan'pun.....(pura jagadnatha-riau, jlan lintas sumatera-medan, pura bgan batu, UT, dll..)..thanks mmberikan aq t4 untk melalui khdupan...
Menemukan DIA yg tiba2 dtang memasuki celah khdupanQ, ..mungkin kebetulan tpi s'mua cerita berawal dr kta tak sengaja dan s'mua kebetulan.
Menemukan ARwah kehidupanq lg di t4 ini, penuH dg PeTuaLANGAN....dan aq menikmati setiap jengkal hal2 yg t'lah q lalui....
Thanks bt Ida Sang Hyang Widi Wasa yg s'lalu mendengarkan curhat hambamu...
Thanks bt ibuw yg s'lalu mendukung ankmu ini...dan s'mua org yg t'lah memberikan senyum bhagia di t4 ini (bbt-rohil-bgan-dumai-kota pekanbaru,dll)...
Tunai sudah tgsq di tempat ini. Slamat menikmati t4 baru 'nan....
Teruntuk DIA, bnyak hal trnyata yg q pelajari dr so2k org unik spt'mu...iya, tnpa sngaja kmu mengajarkanq hdup brkorban dmi org lain, ksederhanaan, dll...bahagia mengenalmu...Jaga dia untukq, Tuhan...
220811 -Riau di akhr crita>>s'moga brkesempatan u/ mengunjungi t4 ini kmbali....love u all...
Read more
Love this place,,sangadd mencintai t4 ini dmn aq s'makin blajar dewasa untk memaknai suatu keadaan di luar pkiran'q sbelum'a...
Menemukan sosok kluarga bru yg sarad cerita sederhana dan bahagia...
Menemukan t4 baru tak trlupakan sampai kpan'pun.....(pura jagadnatha-riau, jlan lintas sumatera-medan, pura bgan batu, UT, dll..)..thanks mmberikan aq t4 untk melalui khdupan...
Menemukan DIA yg tiba2 dtang memasuki celah khdupanQ, ..mungkin kebetulan tpi s'mua cerita berawal dr kta tak sengaja dan s'mua kebetulan.
Menemukan ARwah kehidupanq lg di t4 ini, penuH dg PeTuaLANGAN....dan aq menikmati setiap jengkal hal2 yg t'lah q lalui....
Thanks bt Ida Sang Hyang Widi Wasa yg s'lalu mendengarkan curhat hambamu...
Thanks bt ibuw yg s'lalu mendukung ankmu ini...dan s'mua org yg t'lah memberikan senyum bhagia di t4 ini (bbt-rohil-bgan-dumai-kota pekanbaru,dll)...
Tunai sudah tgsq di tempat ini. Slamat menikmati t4 baru 'nan....
Teruntuk DIA, bnyak hal trnyata yg q pelajari dr so2k org unik spt'mu...iya, tnpa sngaja kmu mengajarkanq hdup brkorban dmi org lain, ksederhanaan, dll...bahagia mengenalmu...Jaga dia untukq, Tuhan...
220811 -Riau di akhr crita>>s'moga brkesempatan u/ mengunjungi t4 ini kmbali....love u all...
0 Ungkapan dan Harapan
Label:
story
Tuk kesekian kalinya ,,,
lagi dan lagi ,,
aku selalu saja tak bisa trima dengan apa yg akan ku lalui esok ,,
ketika harapan ku tak kan sama dengan kenyataannya ...
Kenyataan dimana kau tak bisa berada disisiku,,saat aku menginginkan dan membutuhkanmu !!!
Ku tau ini bukanlah mau mu,,
ku tau kau pun tak inginkan ini,,
tapi sungguh ku tak mmpu menyembunyikan rasa perih dan kecewa ini,,
rasa dmna ketika ku Lelah dan sangat inginkan belaianmu ,, ku dapati dirimu tak Mungkin melakukannya BAHKAN tuk melihatmu berdiri di hadapanku pun,,Ku tetap tak kan mampu!!
Semoga,,kelak di suatu hari,,
ketika sang Mentari beranjak dari tidurnya dan diiringi Nyanyian Burung" yg merdu ...
Aku ...
mendapati Sebuah 'Hadiah' ,, atas semua ini ,,,
Hadiah terindah,,hadiah Kesabaran,,hadiah usaha n doa,,hadiah dari Pengorbanan ..
Yaitu KESUKSESAN !!!!
oleh: Gek Yu Ita
Read more
lagi dan lagi ,,
aku selalu saja tak bisa trima dengan apa yg akan ku lalui esok ,,
ketika harapan ku tak kan sama dengan kenyataannya ...
Kenyataan dimana kau tak bisa berada disisiku,,saat aku menginginkan dan membutuhkanmu !!!
Ku tau ini bukanlah mau mu,,
ku tau kau pun tak inginkan ini,,
tapi sungguh ku tak mmpu menyembunyikan rasa perih dan kecewa ini,,
rasa dmna ketika ku Lelah dan sangat inginkan belaianmu ,, ku dapati dirimu tak Mungkin melakukannya BAHKAN tuk melihatmu berdiri di hadapanku pun,,Ku tetap tak kan mampu!!
Semoga,,kelak di suatu hari,,
ketika sang Mentari beranjak dari tidurnya dan diiringi Nyanyian Burung" yg merdu ...
Aku ...
mendapati Sebuah 'Hadiah' ,, atas semua ini ,,,
Hadiah terindah,,hadiah Kesabaran,,hadiah usaha n doa,,hadiah dari Pengorbanan ..
Yaitu KESUKSESAN !!!!
oleh: Gek Yu Ita
0 mungkin ini sedikit masukan HTS ( all about love )
Label:
tips
Galau
-Keterpurukan dalam kegalauan adalah keputusan. Kamu BUTUH untuk mengenang karena kamu KEHILANGAN.
-cara terbaik balas dendam sama mantan? MOVE ON & LIVE A HAPPY LIFE!
-Bersikap galau dan berlaku negatif terhadap teman2 yg ngedukung kamu nggak akan bikin dia balikan sama kamu.
-org galau bkn karena ga bisa move on,tapi ga mau..kalo mau pasti bisa..aq ud coba dan udah terbukti bisa koq.. :)
P u T u s
-Pacar jangan diinterogasi, karena kamu bukan polisi. Kalo nanti dia lari, kamu bisa stress sendiri.
-Cinta gak perlu pake berjuang, karena cinta bukan perang kemerdekaan.
-Setelah putus, cuma ada dua opsi: galau atau move on. Mau berapa lama utk sadar bahwa move on adalah pilihan yg terbaik?
-Apapun alasan putusnya, tangkap inti pesannya: Aku tak mau lagi pacaran denganmu!
-Rasa SAYANG bukan alasan yang tepat untuk terus tinggal dalam hubungan yang destruktif dan sakit hati.







